Waspadai Penyebaran Vaksin Palsu: Berikut Daftar Tempatnya
Vaksin palsu

By Ahmad Ramadhan 18 Mar 2024, 18:46:59 WIB nasional
Waspadai Penyebaran Vaksin Palsu: Berikut Daftar Tempatnya

Keterangan Gambar : Ilustrasi Gambar Dugaan Beredarnya vaksin palsu di berbagai wilayah.


Pangkal Pinang, Bangka News - Masyarakat di Pangkalpinang dan sekitarnya diingatkan untuk waspada terhadap penyebaran vaksin palsu yang belakangan ini mencuat. Apotek GM Pangkalpinang menjadi sorotan karena diduga menggunakan vaksin palsu bersama dengan 36 tempat lainnya termasuk rumah sakit dan klinik.

Berita ini mengejutkan, terutama setelah Dinas Kesehatan Pangkalpinang sebelumnya menegaskan bahwa tidak ada masalah dengan vaksin yang beredar di pasaran.

Menurut laporan dari merdeka.com, vaksin palsu ini sebagian besar didapat dari para sales obat. Namun, ada juga yang berasal dari Pasar Pramuka, Jakarta Timur.

Baca Lainnya :

    Daftar Dugaan Vaksin Palsu

    Berikut adalah daftar tempat-tempat yang diduga menggunakan vaksin palsu, yang diungkapkan pada Jumat (1/7):

    1. Pekanbaru

      • Klinik PV

      • Klinik PPMS

      • Apotek SF

      • Klinik PN

      • Klinik UM

    2. Palembang

      • Klinik Gt

      • Klinik Ar

      • Klinik PM

      • Apotek Az

    3. Bandar Lampung

      • RS MP

      • RS St

    4. Serang

      • RS PSH

      • RS BHP

      • RS BBH

      • RS BA

      • RS MB

      • RS D

      • RS M

      • RS RPS

      • RS Pw

      • Klinik DPM

      • RS S

      • Klinik HI

    5. DKI Jakarta

      • Klinik AUUP

      • Apotek/Klinik RF

      • Bidan MN

    6. Bandung

      • Klinik PV

      • RSI BS

      • Bidan LY

      • Bidan SY

      • Klinik TM

      • RB Nr

    7. Surabaya

      • Klinik URIK

      • Klinik UPR

    8. Pangkal Pinang

      • Apotek GM

    9. Batam

      • Klinik BMC

      • Apotek KF

    Dengan mengetahui daftar ini, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan berhati-hati dalam memilih tempat untuk mendapatkan vaksinasi yang aman dan terpercaya.




    Write a Facebook Comment

    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Pilihan Redaksi